Senin, 24 Juni 2013

APA ITU CINTA?

Buseeeeeeeettttt!!! Seorang Diponk ngomongin cinta??? Entah bercanda atau enggak, tapi embuh aku yo ora mudeng; gue juga nggak tahu kenapa akhir-akhir ini otak gue isinya cinta melulu. Terakhir gue ngalamin kayak gini sih waktu Ferdinand De Leseph ngeruk terusan Suez. halah...
Yah.. daripada bengong mending nulis sekenanya aja. hehehe...

Apa itu cinta? gue juga nggak tahu, cinta itu sesuatu hal absurb yang ada di hati manusia yang (katanya) bisa bikin seneng, sedih, misuh, membunuh orang, dan masih banyak lagi deh...
Serem juga ya, tapi banyak juga yang bilang kalo kita ini nggak bisa hidup tanpa cinta. Ibarat kata hidup tanpa cinta itu bagai naik motor yang kehabisan bensin, bannya bocor, mesinnya jebol, knalpotnya patah, dan stangnya bengkok; intinya NGGAK ENAK! hehehe...

Cinta adalah sesuatu yang membuat hidup jadi lebih berwarna, yah.. sebelas-dua belas lah sama cat tembok. kalo diminum bisa bikin mati juga. Makanya jangan berlebihan dalam bercinta, karena bisa mengakibatkan serangan jantung, impotensi, dan kehamilan dan janin. (opo iki?)
Cinta itu sesuatu yang bisa mengalihkan duniamu, dia bisa merubah cara pandangmu dalam menyikapi sesuatu. Cinta adalah ketika kamu ngobrol dengan seseorang sampai-sampai kamu melupakan dunia di sekitarmu. Semua yang ada di pikiranmu seakan nggak ada artinya, yang ada di pikiranmu hanyalah melihat caranya berbicara, melihat caranya tersenyum, mengagumi setiap gerakan bibirnya, dan ikut tertawa dalam setiap candaannya.

Ahh...kok gue jadi sok romantis gini sih? Apa mungkin gue sedang jatuh cinta? halah...
Kembali lagi kepada takdir Tuhan, manusia adalah makhluk Tuhan yang paling sempurna. Kita manusia dianugerahi hati, pikiran, dan hawa nafsu. Sebagian dari hati kita itu adalah milik Tuhan yang menciptakan kita, dan apabila hati kita mencintai seseorang itu berarti rasa cinta itu datangnya juga dari Tuhan Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang yang memiliki hati kita.

Selamat pagi... salam olahraga dan jatuh cintalah (,")9
»»  READMORE...

Sabtu, 22 Juni 2013

DIPONK

10 Desember 1988, yah.. itulah hari kelahiran gue. Nggak terasa gue udah hampir seperempat abad menghirup oksigen di bumi ini. Banyak sekali kisah yang gue alami; mulai dari yang keren, gokil, sedih, senang, suka dan duka semua udah gue alami.

Nama gue Roviandifa Prasetyo tapi semua orang termasuk keluarga gue lebih mengenal gue dengan panggilan Diponk. Aneh ya? nggak nyambung dengan nama asli gue. Tapi nama panggilan Diponk itu ada sejarahnya, kali ini gue bakal cerita tentang cerita di balik nama panggilan gue.

Gue lahir di Colomadu, sebuah kecamatan di sebelah barat kota Solo. Waktu itu ibu gue masih tinggal bareng mbah kakung gue sedangkan bapak gue kerja di Wonogiri. Katanya sih waktu baru lahir dulu wajah gue persis orang jepang. Mata sipit, kulit putih, rambut merah. Jauh banget ya sama kondisi gue sekarang yang berkulit sawo busuk. hahaha..
Berhubung kakek buyut gue dulu seorang pejoeang yang pernah berjoeang melawan jepang, akhirnya oleh beliau gue dikasih nama panggilan NIPPON atau NIPPONG yang notabene merupakan panggilan buat orang-orang jepang dulu yang pernah menjajah negara ini.

Nama asli gue kan Roviandifa Prasetyo. Nah.. keluarga gue tadinya manggil gue andi, tapi berhubung nama nippon atau nippong udah melekat banget sama gue dari bayi maka banyak yang manggil gue andi nippong. Setelah beberapa lama akhirnya dari nama panggilan andi nippong itu lama-lama disingkat menjadi dipong, biar kelihatan gaul gue nulisnya Diponk. hehehe...

Nah itulah sekelumit cerita di balik nama Diponk. Terlepas dari jelek atau buruknya sebuah nama, gue yakin orang tua zaman dulu kalo memberi nama atau nama panggilan itu pasti ada artinya. Percaya syukur, nggak percaya ya syukurin deh gue...

SALAM OLAHRAGA (,")9

»»  READMORE...