Langsung ke konten utama

Postingan

NGELMU LAKUNING URIP

Pernahkah kamu merasa jenuh dalam menjalani hidup? Seakan-akan hidupmu hanyalah sebuah rangkaian logic dalam sebuah program komputer yang diulang-ulang setiap hari. Bangun tidur - mandi - sarapan - kerja - pulang - tidur (repeat). Begitu terus setiap hari sampai ajal menjemput. Pernahkah kamu merasa keberadaanmu di dunia ini seperti tidak berarti? Seakan-akan tanpa keberadaanmu pun kehidupan di sekitarmu tetap akan berjalan seperti apa adanya. Pernahkah kamu merasa di setiap meeting atau pertemuan kamu selalu saja menjadi pihak yang datang duluan dan menunggu kedatangan rekan-rekanmu yang lain? Seolah-olah kamulah yang membutuhkan mereka dan mereka seenak udelnya datang telat dan menganggap waktu kita tidak berarti. Hidup selalu punya cara yang unik untuk mengedukasi kita. Mengajarkan kepada kita hal-hal baru yang tidak kita temui di sekolah formal. Dari rekan kerja yang performanya biasa saja tapi selalu disanjung atasan, kita bisa belajar bahwa semesta ini memang tidak adil kep...

Tentang Kehilangan

Dua hari yang lalu tepatnya hari sabtu ada satu kejadian yang membuat saya kehilangan sesuatu. Burung saya hilang. Bukan burung saya yang paling bagus sih, tapi yang hilang adalah burung jalak suren milik saya satu-satunya. Burung yang tiap hari saya rawat, saya elus-elus, saya mandiin, dan saya kasih makan; akhirnya hilang diambil maling. Kesel banget rasanya, bukan masalah harganya yang senilai 600 ribu, tapi kesel karena kehilangan sesuatu yang sudah saya rawat selama ini lalu hilang begitu saja. Ya kalo malingnya orangnya openan sih nggak apa-apa. Burung saya itu mungkin akan lebih terawat dan bahagia. Tapi kalo orangnya cuek dan nggak perhatian itu yang saya takutkan, saya takut masa depan burung saya dihabiskan dengan meratapi nasibnya. Sedih. Sehari setelahnya ada satu kejadian yang membuat saya kehilangan lagi. Kali ini saya mendapat kabar bahwa bibi saya meninggal dunia. Adik perempuan ibu saya satu-satunya yang selama ini tinggal di Serang itu meninggal dunia setelah beberapa...

Televisi, Menjalin Persatuan dan Kesatuan

Televisi, siapa orangnya yang tidak tahu alat komunikasi yang satu ini. Alat komunikasi satu arah yang sudah ada sejak lama ini memang sudah bukan merupakan barang mewah lagi. Kabeh uwong mesti tau nonton, hampir kabeh uwong mesti duwe. Dalam sejarahnya televisi pertama ditemukan oleh p enemu asal Skotlandia, John Logie Baird. Beliau berhasil menunjukan cara pemancaran gambar-bayangan bergerak di London pada tahun 1925, diikuti gambar bergerak monokrom pada tahun 1926. Cakram pemindai Baird dapat menghasilkan gambar beresolusi 30 baris (cukup untuk memperlihatkan wajah manusia) dari lensa dengan spiral ganda. Demonstrasi oleh Baird ini telah disetujui secara umum oleh dunia sebagai demonstrasi televisi pertama. Secara umum siaran televisi biasa menggunakan siaran TV biasanya disebarkan melalui gelombang radio VHF dan UHF dalam jalur frekuensi yang ditetapkan antara 54-890 mHz.  Kini gelombang TV juga sudah memancarkan jenis suara st...

Pagi

Kau adalah pagi, alasan bagiku untuk terjaga kembali setelah lelap bermimpi.

Prahara Akik Ronggolawe

“SATU JUTA EUROOO... SATUU.. DUAA.. TIGA... YAAK TERJUAL KEPADA TUAN JACOBS!!” Suasana balai lelang di kota Berlin itu masih riuh rendah oleh para pialang, suara ketok palu dari juru lelang mengakhiri sebuah pelelangan atas sebuah cincin akik berwarna hijau atas nama seorang jutawan bernama Jacobs von Sneijder. Jika ditilik dari harganya sudah barang tentu akik ini bukanlah sebuah akik biasa. Sebuah rahasia yang tentunya hanya tuan Jacobs lah yang mengetahuinya sendiri saat ini. Jacobs von Sneidjer, namanya tak asing lagi di dunia arkeologi. Konsistensinya dalam penelitian atas dunia arkeologi khususnya mengenai kerajaan Majapahit membuat namanya terkenal seantero dunia. Setelah lama menghilang sekitar 5 tahun sejak terakhir kali terlihat di dusun Trowulan, kemunculannya yang pertama di Kota Berlin ini agak membuat kaget banyak pihak. “Segera siapkan pesawat ke Surabaya, sore ini aku sudah harus berangkat ke sana” , ucap Jacobs kepada ajudannya. Nampak di jari tengah kanannya seb...

Pulang

Waktu seakan berhenti ketika kau pergi jauh. Dan saat kau kembali, tanpa kau sadari ada banyak hal yang telah berubah. Tentang pulang. Semua hal di kota ini ibarat mesin waktu. Laksana wifi super cepat yang mendownload semua kenangan masa lalu. Terminal Giri Adipura Wonogiri, februari 2015.

Di Balik Sebuah Pintu

Suasana kamar nomor 203 itu nampak mencekam. Aku terduduk lemas mencoba mereka-reka apa saja yang telah terjadi beberapa saat yang lalu. Sebuah pistol masih tergenggam erat di tanganku. Nampak terkapar bersimbah darah di depanku, Beni calon suamiku. * * * Namaku Rani, seorang gadis biasa yang oleh beberapa orang temanku disebut-sebut memiliki hidup yang sempurna. Wajah cantik, keluarga yang mapan, dan satu yang paling membuat banyak orang merasa iri adalah Beni, calon suamiku itu memang menjadi rebutan banyak wanita. Seorang pengusaha muda, sukses, tampan, dan dia sangat mencintaiku; paling tidak itu yang aku tahu. Hari pernikahanku sudah dekat, segala persiapan sudah mendekati tahap akhir. Sebuah pesta pernikahan yang sesuai dengan mimpiku sedari dulu. Memang sih sebagian besar persiapan pernikahan kami aku yang mengaturnya. Bukannya Beni tidak mau membantu, tapi pekerjaannya seakan menenggelamkannya dalam lautan kesibukan. Aku maklum. * * * "BENI ITU BAJINGAN, TINGGALK...